Ayam merupaka salah satu bahan pangan yang tak pernah bosan diburu. Seolah sudah menjadi kewajiban mengonsumsi salah satu protein hewani ini setiap harinya. Jika dilihat dari sisi bisnis peluang usaha ini sangat besar, bahkan bisa langgeng dalam jangka waktu lama. Maka sebelum anda membangun usaha rumah potong ayam, ada baiknya memiliki beberapa persiapan berikut.

Tips dan Trik Agar Usaha Lancar dan Raup Keuntungan

1. Persiapkan Modal

Setiap usaha pasti memerlukan modal awal untuk kelancaran bisnis ke depannya. Modal bisa datang dari mana saja, baik hutang ataupun modal pribadi. Ada baiknya diperhitungkan sejak awal total jumlah modal entah besar atau kecil, karena itu mempengaruhi bisnis. Apabila modal minim maka alokasinya harus hemat, beda jika modal yang digunakan besar jauh lebih mudah operasionalnya.

Setelah itu buat daftar peralatan yang dibutuhkan untuk membangun usaha ini. Catat dengan detail berapa harganya serta buat pos skala prioritas, meskipun semua peralatan dibutuhkan. Tidak lupa memperkirakan biaya operasional bulanan, agar saat eksekusi rumah potong ayam tidak keluar dari rancangan. Dengan begitu, alur keuangan tetap pada jalur aman.

2. Perhatikan Lokasi

Dalam membangun usaha pemilihan lokasi menjadi salah satu hal yang memengaruhi. Pasalnya lahan yang digunakan tidak boleh mengganggu ketenangan lingkungan sekitar. Selain itu harus memerhatikan kondisi kebersihan lingkungan, seperti dekat dengan pabrik berasap atau tidak. Mengingat bahwa usaha ini berbasis pangan yang butuh tingkat steril dan kebersihan tinggi.

Pastikan pula bangunan mempunyai tempat yang luas dan jauh dari pemukiman. Karena nantinya anda akan membangun kandang, hingga bunyi peralatan yang cukup berisik. Ditambah lagi bau tidak sedap yang mencemari udara dan membuat orang-orang tidak nyaman. Tambahan lokasi yang dapat diakses kendaraan guna mempermudah proses pengangkutan.

3. Cari Bibit Unggulan

6 Persiapan yang Perlu Dilakukan Sebelum Usaha Rumah Potong Ayam

Usaha rumah potong ayam tentu menomersatukan kualitas daging. Maka perlu memastikan bibit unggulan yang akan dikembangkan. Pemilihan bibit harus terjamin kesehatan dan keamanannya. Anda juga bisa mengandalkan mesin flake agar daging ayam tetap segar saat proses pendistribusian. Sehingga pasar akan semakin percaya dengan kualitas unggulan dari produk anda.

4. Pahami Kondisi Pasar

Permintaan pasar sering kali berubah ubah tergantung naik turunnya harga ayam. Karena terkadang harga daging ayam mengikuti perubahan perekonomian negara. Selain itu biasanya pada hari-hari besar tertentu, dimana kebutuhan ayam tinggi dan persediaan langka, maka harga ikut melambung. Oleh sebab itu, anda harus bisa mempelajarinya untuk keberlangsungan usaha.

5. Kebersihan Alat

Sebagai komoditi pangan, rumah potong ayam harus mempunyai peralatan yang lengkap dan bersih. Karena dalam prosesnya melalui tahapan-tahapan tertentu agar bisa didistribusikan tepat waktu. Disamping itu, alat-alat yang digunakan wajib dijaga kebersihannya agar tidak menimbulkan efek samping. Baik dari daging yang cepat busuk ataupun konsumennya.

6. Pahami Aturan Pembangunan Lahan

Usaha potong ayam ini tidak bisa sembarangan dibangun tanpa melalui syarat dan ketentuan. Ada beberapa aturan yang perlu dilakukan oleh pengusaha terkait pembangunan lahan. Termasuk mencari persediaan air bersih dekat bangunan utama, syarat peralatan yang digunakan, hingga masalah perizinan.

Bagi anda yang sedang berencana membuka usaha potong ayam, tentu perlu melalukan beberapa persiapan. Bukan hanya modal berupa uang, tetapi juga kesanggupan untuk memenuhi persyaratan usaha. Disamping itu, sembari memerhatikan potensi pasar dan mencari lokasi konsumen yang tepat. Segala persiapan tersebut dibutuhkan demi kelancaran usaha esok hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *