Beginilah Prinsip Kerja Mesin Es Kristal

Prinsip Kerja Mesin Es Kristal

Prinsip Kerja Mesin Es Kristal

Anda pasti pernah menikmati segelas minuman es, apapun itu jenis minuman es yang Anda nikmati beberapa diantaranya menggunakan es kristal atau e tube, es yang berbentuk silinder dengan lubang dibagian tenancy. Ketika dulu mungkin hanya beberapa saja warung/kedai saja yang menggunakan es tube untuk melengkapi daftar minuman yang akan disajikan kepada konsumen, namun pernahkah Anda berpikir dari mana es tube tersebut berasal ? Apakah pemilik warung/kedai memiliki mesin pembuat es tube sendiri untuk produksinya ? Kalau Anda mencoba untuk berpikir lebih kritis lagi, bagaimana sebetulnya proses pembuatan es tube sebelum akhirnya di konsumsi oleh konsumen.

Pada artikel ini akan dibahas mengenai prinsip kerja mesin es kristal tube secara umum terlepas apakah mein pembuat es tersebut di skala rumah tangga ataupun skala pabrik. Saat ini banyak produsen mesin es kristal yang menyediakan mesin es dengan berbagai macam kapasitas mulai dari 500 kg sampai 20 ton per hari, buatan home industri sampai ke perusahaan besar. Meskipun berbeda kapasitas produksi namun secara komponen dan proses kerjanya sama saja sedangkan yang mebedakan dari dimensi es dan kapasitas produksi harian terletak pada komponen evaporator (penguap). Seiring dengan perkembangan zaman yang semakin canggih saat ini banyak bermunculan berbagai macam inovasi dibidang mesin es industri namun tetap dengan prnsip kerja yang sama.

Kita langsung masuk ke inti pembahasan mengenai prinsip kerja mesin es tube kristal. Jadi mesin es tube kristal ini merupakan mesin penghasil es batu konsumsi yang berbrntuk silinder dengan lubang tengah maka dalam proses pembuatannya memakan waktu antara 20-30 menit sampai nantinya dapat dipanen. Perbedaan dari lama waktu pembuatan ini bergantung pengaturan diameter bagian dalam dari es kristal itu sendiri, semakin kecil lubang maka semakin lama begitupun sebaliknya. Tahapan dalam proses pembuatan es kristal secara teknisnya adalah sebagai berikut:

Proses Refrigerasi

Untuk memahami bagaimana cara kerja mesin es, kita harus mempelajari hal apa saja yang terjadi dalam proses pendinginan, komponen utama yang terpenting dalam mesin es adalah Kompresor yang bisa diibaratkan sebagai jantungnya mesin, perlu diketahui pula bahwa emua mesin pembuat es mengunakan refrigeran misalnya jenis R404 yang mana merupakan sebuah gas yang bisa mengubah suhu pnas menjadi dingin. Saat refrigeran melewati kompresor secara oromatis akan meningkatkan tekanan dan menurunkan suhu secara cepat. Gas akan terkompresi melalui kondensor yang berbentuk tabung sempit, mengubah gas menjadi cairan. Cairan itu kemudian memasuki ruang ekspansi (atau evaporator). Cairan itu menguap, kembali menjadi gas. Panas diserap selama penguapan, proses inilah yang menyebabkan efek pendinginan.

Proses Pembuatan

Sama halnya seperti Kulkas, ice tray terhubung ke suatu pipa penukar panas. Melalui proses refrigerasi tersebut ice tray didinginkan, mesin es memompa air dari tempat penampung secara perlahan ke atas ice tray, secara bertahap membekukan air menjadi es bening.

Demikian pembahasan mengenai prinsip kerja mesin es kristal yang bisa kami informasikan kepada Anda. Semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan Anda mengenai mesin es secara umum. Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut Anda bisa kunjungi akun Sosial Media kami:

Instagram: koller.id

Youtube: Koller Indonesia

Telp/WA: 082262029595 (Donny) / 082197678585 (Ana)