Jenis Es Yang Cocok

Jenis Es Yang Cocok

TPI (Tempat Pelelangan Ikan adalah sebuah tempat dimana nelayan, pengepul dan pembeli saling berinteraksi dan bertransaksi satu sama lain untuk mencapai kesepakatan bersama, kepentingan nelayan yakni menjual ikan hasil tangkapan yang telah didapatkan saat berlayar di laut, pengepul/tengkulak akan membeli hasil tangkapan produk ikan yang di jual oleh nelayan dengan jumlah besar untuk di jual kembali secara eceran kepada konsumen (end user). Sedangkan pembeli/konsumen merupakan subyek terakhir dalam struktur perekonomian di TPI yakni terdiri atas masyarakat umum, ibu rumah tangga yang hanya membuthkan produk perikanan dengan jumlah yang tidak banyak untuk konsumsi pribadi maupun keluarga.

Anggap saja kita memposisikan diri kita sebagai ketiga pelaku perekonomian di TPI, pertama sebagai Nelayan kita menangkap ikan di laut dengan perahu/kapal mencari ikan tertentu yang umumnya dikonsumsi oleh mayorutas masyarajat seperti Tongkol, Bawal, Kakap, Tenggiri, Teri, dll. Tentunya nelayan akan mencari ikan yang memang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat dengan harapan agar hasil tangkapan dapat terjual dengan relatif cepat. Kedua, sebagai Tengkulak/Pengepul berperan untuk membeli produk perikanan yang ditawarkan nelayan dengan jumlah besar dan biasanya tidak teratas pada 2-3 jenis ikan saja melainkan bisa sampai 5 jenis perikanan untuk di jual kembali ke pembeli eceran dengan harga yang lebih mahal daripada harga yang ditawarkan oleh Nelayan. Ketiga sebagai Konsumen akhir biasanya masyarakat hanya akan membutuhkan ikan atau produk laut lainnya dengan pembelian harian.

Permasalahan yang kemudian muncul jika hasil produk laut belum habis terjual ke pasaran sedangkan semakin lama ikan dibiarkan begitu saja akan berkurang kualitasnya, oleh karen itu dibutuhkan es untuk mendinginkan sekaligus mengawetkan ikan tersebut. Masuk ke pembahasan utama dari artikel ini yakni jenis es yang paling cocok dipakai di Tempat Pelelamgan Ikan, berdasarkan fakta yang ada di lapangan saat ini maka kami merekomendasikan 2 jenis es, diantaranya:es balok dan es slurry.

Es Balok

Es Balok mungkin menjadi jenis yang paling populer diantara yang lain, karena sejarah es batu pertama yang hadir di Indonesia adalah es balok pada zaman penjajahan Belanda dahulu, kala itu hanya orang tertentu saja yang bisa menikmati es balok ini karena harganya yang cukup mahal, Seiring perkembangan zaman es balok tidak hanya digunakan untuk melengkapi minuman saja namun di daerah pesisir pantai banyak nelayan dan tengkulak memanfaatkannya untuk mendinginkan bermacam-macam produk perikanan, pasokan es balok yang diterima nelayan selanjutnya dihancurkan hingga ukurannya kecil-kecil kemudian merka menyediakan box styrofoam lalu ikan dan pecahan es balok dimasukkan jadi satu. Setidaknya kesegaran ikan masih tetap terjaga hingga 2 hari

Es Slurry/Bubur Es

Es Slurry/Bubur Es merupakan jenis es yang paling direkomendasikan untuk mengawetkan segala macam produk hasil laut alasannya karena wujud dari es ini seperti bubur yang komposisinya terdiri atas 60% es dan sisanya 40% air, namun tidak hanya sebatas itu saja karena bahan baku air yang digunakan adalah air laut/air asin sehingga sesuai dengan habitat ikan, Sehingga dengan wujud es seperti bubur ini proses pendinginan akan semakin cepat dan menyeluruh ke seluruh bagian ikan.

Baca juga: Tips Membeli Mesin Pembuat Es Yang Berkualitas

Demikian informasi mengenai Jenis Es Yang Cocok Dipakai Di Tempat Pelelangan Ikan yang bisa kami berikan kepada Anda, Jika Anda sedang mencari salahsatu ataupun keduanya, kami Koller Indonesia siap membantu menyediakan kebutuhan Anda, hubungi kami segera untuk mendapatkan infomasi lebih lanjut.

Telp/WA: 082262029595 (Donny) / 082197678585 (Ana)

Youtube: Koller Indonesia

Instagram: koller.id