Di rumah potong ayam, ayam hidup memang sudah diukur bobotnya untuk mengetahui apakah ayam tersebut sudah siap panen atau belum. Meski begitu, perhitungan karkas ayam tentunya berbeda dengan kondisi saat ayam masih hidup. Pasalnya setelah menjadi karkas, ayam tidak mempunyai organ lengkap yang berarti beratnya bisa menurun drastis.

Menghitung Daging Ayam

Tips Perhitungan dan Cara Menghasilkan Daging

Perhitungan daging ayam memang penting untuk dilakukan setelah ayam berbentuk karkas. Bahkan perhitungan ini harus dilakukan dengan tepat, agar ketika dijual ke klien dapat dipastikan berapa harga yang perlu dipatok dan pemasukan yang didapat. Tentu perhitungan yang salah hanya akan membuat anda menjadi rugi, alih alih mendapat untung.

Dalam hal ini terdapat beberapa tips yang bisa anda terapkan, dimana yang pertama yaitu menghitung berat ayam saat masih hidup. Yakni sebelum pencabutan bulu maupun dihilangkan kaki dan kepalanya, maka timbang terlebih dahulu ayam dengan benar. Kemudian setelah memasuki proses pencabutan bulu, hitung lag daging ayam yang telah gundul.

Baru anda bisa melanjutkan proses selanjutnya yaitu menghilangkan jeroan, kaki, dan kepala. Saat bagian bagian tersebut sudah dihilangkan, timbang lagi daging ayam yang sudah menjadi karkas. Hitung juga berat dari jeroan, kaki, dan kepala yang sudah dipisahkan untuk memperjelas berat karkas.

Perhitungan karkas ayam ini harus anda lakukan untuk setiap daging ayam. Pasalnya berat daging karkas tidak selalu sama dan bisa berbeda antara satu dengan lainnya. Jika perhitungan ini lebih banyak menunjukkan angka normal, maka ini merupakan hal yang baik. Berarti ayam sudah dipelihara dengan baik dan benar.

Cara Menghasilkan Karkas yang Maksimal

Tips Perhitungan dan Cara Menghasilkan Daging

Jika perhitungan yang anda lakukan terhadap karkas ayam tidak menunjukkan angka normal, maka terdapat beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Misalnya memilih ras yang tepat, sebab pemilihan ras ini akan sangat berpengaruh pada daging yang dihasilkan.

Dalam hal ini, memilih ras pedaging tentu mempunyai keunggulan tersendiri. Karena ras pedaging seperti ayam broiler mudah diternak, panennya cepat, dan dagingnya bisa mudah bertambah dalam rentang waktu singkat. Selain dapat membuat perhitungan karkas ayam menjadi lebih mudah, ayam broiler bisa membuat perputaran modal menjadi lebih cepat.

Selain pemilihan ras, melakukan panen di usia matang akan membantu anda mendapat perhitungan bobot karkas yang maksimal. Dimana ayam broiler sendiri mempunyai periode masing masing, seperti starter, grower, serta finisher. Ayam broiler ini bisa dipanen jika sudah masuk ke dalam periode finisher, sehingga berat daging maksimal.

Namun untuk mendapatkan berat daging yang optimal pada periode finisher, tentu diperlukan pakan yang tepat dan bernutrisi. Kebutuhan nutrisi seperti serat, lemak, dan lain sebagainya juga penting untuk diperhatikan. Bahkan kebutuhan air minum untuk ayam juga tidak boleh terputus, agar pakan yang diberikan bisa terserap dengan baik.

Di samping itu, perhitungan karkas ayam bisa mendapat angka maksimal bila anda memisahkan ayam berdasarkan jenis kelaminnya saat diternak. Sebab jika dicampur antara jantan dan betina, maka bisa membuat pemberian pakan tidak merata karena didominasi oleh ayam jantan. Alhasil berat badan ayam juga menjadi tidak merata saat pemotongan.

Selain bobot yang maksimal, konsumen akan sangat senang jika mendapati kualitas terbaik dari karkas yang dibelinya. Maka dari itu, wajib hukumnya bagi para pengusaha untuk menjaga kualitas daging ayam. Dalam hal ini, anda bisa menghadirkan mesin flake guna menghasilkan es serpihan untuk bahan pengawetan daging. Dengan begitu kualitas ayam akan tetap terjaga.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *