air matang dan mentah

Tak lengkap rasanya ketika cuaca yang terik dan udara yang panas jika tidak meminum minuman dingin dan menyegarkan untuk melepas dahaga sekaligus menghilangkan dehidrasi. Saat ini banyak ditemui minuman-minuman dengan berbagai rasa yang tersedia di sekitar kita, mulai dari tradisional sampai modern. Cara mendapatkannya pun mudah bisa dengan membeli ataupun membuatnya sendiri di rumah. Namun patut di waspadai ketika kita sedang berada di luar rumah atau bepergian ke tempat wisata misalnya, bisa kita temui warung-warung yang menjual aneka minuman es seperti es kelapa, es jeruk, es teh dll. Anda perlu menaruh perhatian yang lebih untuk es batu yang digunakan oleh penjual, bukan tanpa alasan jika es batu yang beredar dimasyarakat saat ini ada yang berbahan baku air mentah dan matang, bagi sebagian orang mungkin menganggap remeh soal hal ini karena sebelum-sebelumnya Anda sering meminum es tanpa perlu memperhatikan es batu dan tidak menimbulkan permasalahan kesehatan. Setelah Anda membaca artikel ini semoga bisa jadi pertimbangan selanjutnya agar lebih selektif soal minuman dengan es batu. Kenali cirinya pada poin-poin berikut ini. 

  • Es Batu berbahan baku air mentah terlihat agak keruh  

Penyebabnya adalah air mentah masih mengandung bakteri yang tak kasat mata dan saat air mentah melalui proses pembekuan akan ada bakteri yang terperangkap oleh molekul-molekul udara sehingga akan membentuk gelembung-gelembung kecil dengan jumlah yang banyak dan menimbulkan warna keruh, Memang belum ada penelitian lebih lanjut mengenai hal ini tapi cukup masuk akal. Maka jelas ada perbedaan dalam hal ini air matang dan mentah

  • Es Batu berbahan baku air mentah mengandung bakteri, virus, protozoa dan parasit 

Mengenai mikroorganisme yang terkandung dalam air mentah memang tidak bisa dilihat dengan kasat mata, namun hal ini jelas dan merupakan fakta sebagai pengetahuan kita. Salahsatu bakteri yang dapat mempengaruhi kesehatan tubuh khususnya pencernaan adalah Escherichia Coli. Bakteri ini akan membuat manusia mengalami perut mulas serta diare, terlebih jika daya tahan tubuh orang yang meminum air atau es yang berbahan baku air mentah tersebut kurang baik walaupun begitu ada juga sebagian orang yang tidak merasakan efek samping apapun ketika tidak sengaja mengkonsumsi minuman es dari air mentah. 

  • Es Balok terbuat dari air mentah 

Umumnya minuman es yang dijual di warung-warung kaki lima menggunakan es balok sebagai pelengkap minuman seperti es teh, es jeruk, es sirup. Pabrik yang memproduksi  es balok umumnya menggunakan bahan baku air mentah dan memang es balok sebenarnya diperuntukkan pada kebutuhan mendinginkan dan mengawetkan seafood, daging, minuman botol/kaleng, artinya tidak disarankan untuk dikonsumsi secara langsung. Bukan tanpa alasan jika pedagang memakai es balok karena harganyapun relatif lebih murah ketimbang menggunakan es tube atau es cube yang saat ini juga lumayan banyak ditemui namun karena harganya memiiki selisih yang lumayan banyak 

Baca juga: Cara Mudah Menjadi Agen Es Kristal

  • Es Batu yang aman dikonsumsi memiliki penampilan bening dan jernih 

Es Batu yang tampilannya bening dan jernih ini biasanya disebut es tube dan es cube, biasanya ditemui di cafe, restoran, kedai dan sejenisnya.  Karena dari segi harga memang agak sedikit mahal karena bahan baku yang dipakai sama dengan air mineral isi ulang, nantinya air tersebut akan melalui proses filterisasi menggunakan komponen yang disebut RO (Reverse Osmosis). Sederhananya proses penjernihan ketika air tersaring melalui membran semi-permeable sehingga material yang tidak dibutuhkan akan tertahan dan air menjadi jernih dan bening. 

Demikianlah informasi yang bisa kami berikan sebagai pengetahuan bagi Anda mengenai perbedaan es batu berbahan air matang dan air mentah. Kami adalah distributor mesin es dan cold room dengan nama brand Koller Indonesia. Jika Anda pengusaha atau sedang memulai usaha dan membutuhkan mesin es, silakan hubungi kami melalui 

Telp/WA: 082262029595 (Donny) / 082197678585 (Ana)