Ketika anda menggeluti bisnis rumah potong ayam, anda pun perlu tahu kapan masa yang pas untuk panen ayam. Setelah anda menentukan dan mempertimbangkan saat yang pas, anda pun juga perlu tahu bagaimana persiapan dan pelaksanaan dari panen aya broiler ini. Bagi anda yang belum tahu, anda pun bisa menyimak ulasannya berikut ini.

Hal yang Dipersiapkan Sebelum Panen

3 Faktor Yang Berpengaruh Pada Masa Panen Ayam Potong, Peternak Wajib Tahu
1. Berikan Pencahayaan yang Cukup dan Jadwal Panen

Sebelum memulai panen, ada baiknya anda memberikan pencahayaan pada kandang selama 24 jam penuh. Hal ini memiliki tujuan agar ayam bisa makan dan minum serta mencapai bobot yang diinginkan. Kemudian, anda juga bisa untuk membuat jadwal ayam mana yang dipanen terlebih dahulu. Sesuaikan dengan letak kandang agar lebih mudah.

2. Persiapkan Alat dan SDM

Tahapan selanjutnya adalah dengan menyiapkan pekerja kandang ataupun tim yang bertugas untuk menangkap ayam sesuai dengan kebutuhan anda. Usahakan anda memilih yang telah terbiasa untuk melakukan panen ayam sebelumnya. Selain itu, anda juga perlu untuk menyiapkan beberapa peralatan seperti timbangan, keranjang ayam, tali rafia hingga senter apabila panen di malam hari.

3. Memeriksa Laporan Stok Ayam

Pengusaha RPA
Selanjutnya, sebelum anda mengirimnya ke rumah potong ayam anda juga perlu untuk memeriksa laporan stok ayam yang ada di kandang. Disini, anda bisa mengambil beberapa sampel ayam lebih dahulu. Dengan tujuan untuk ditimbang per ayamnya. Kemudian, data tersebut akan bisa dijadikan sebagai laporan bobot ayam sebelum masa panen.

4. Jangan Berikan Ransum Full Pada Ayam

Sebelum ayam dipanen, setidaknya dalam waktu 12 jam hingga minimal 8 jam, usahakan untuk tidak memberikan ransum penuh. Hal ini untuk menghindari agar ransum tidak terbuang secara percuma. Selain itu, tujuan tidak memberikan ransum full adalah agar nantinya ketika ayam telah dipotong tidak menghasilkan kotoran yang banyak.

5. Jangan Berikan Antibiotik dalam Waktu 2-10 hari

Hal yang yang perlu diperhatikan sebelum membawa ayam ke rumah potong ayam adalah jangan memberikan antibiotik pada ayam yang akan dipanen tersebut. Oleh karena itu, minimal anda tidak boleh memberikannya dalam waktu 2 hingga 10 hari sebelum ayam panen. Hal ini juga tergantung dari jenis antibiotik yang anda gunakan.
Dengan tidak memberikan antibiotik tersebut sebagai upaya untuk menghindari adanya residu antibiotik pada daging ayam nantinya. Selain itu, dengan memberikan antibiotik akan membuat kerja organ tubuh pada ayam menjadi lebih terpacu. hal ini berdampak pada stres yang nanti dialami oleh ayam. Namun, anda masih boleh untuk memberikan vitamin maupun air putih kepada ayam.

6. Pastikan sirkulasi Udara Tetap Baik

Kemudian, anda pun juga perlu untuk memperhatikan sirkulasi udara yang ada pada kandang. Pastikan ventilasi tetap dalam keadaan yang baik dan juga lampu pun cukup redup digunakan untuk menangkap ayam sebelum diserahkan ke rumah potong ayam. Hal ini bertujuan agar nantinya ayam bisa lebih mudah ditangkap lantaran ayam akan diam ketika suasana kandang sedikit gelap atau redup.

Sebelum menangkap, ada baiknya anda mengeluarkan ransum terlebih dahulu untuk memudahkan proses penangkapan. Selain itu, ketika daging ayam telah selesai dipotong, pastikan anda juga memiliki mesin flake yang berguna untuk menghasilkan es batu. Dengan adanya es batu tersebut akan membuat daging menjadi tetap awet dan segar ketika sampai ke tangan pembeli. Tentunya akan membuat pelanggan semakin puas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *