Setelah memilih ayam dan mengetahui tahapan sebelum panen, sebelum membawa hewan unggas ke rumah potong ayam, sebagai peternak anda juga perlu tahu bagaimana pelaksanaan ketika masa panen tiba. Hal ini bertujuan agar ayam tidak stres dan menghasilkan daging dengan kualitas terbaik. Untuk itu, bagi anda yang penasaran simak ulasannya berikut ini.

Tahapan Yang Anda Lakukan Dalam Masa Pelaksanaan Panen

  1. Membuat Penyekatan Ayam Secara Bertahap

Tata Cara Pelaksanaan Panen Ayam Broiler, Peternak Wajib Tahu

Sebelum melakukan panen, anda perlu untuk membuat penyekatan ayam. Hal ini dapat anda lakukan secara bertahap dan menyesuaikannya dengan jenis ayam mana yang akan ditangkap terlebih dahulu. Untuk sekat ini, anda bisa membuatnya dengan ukuran sekitar 7 x 3 meter dan sesuai dengan kebutuhan anda.

Di saat anda membuat sekat untuk ayam, anda pun harus menghindari adanya penumpukan atau yang lebih dikenal dengan over lapping pada ayam yang berada di sudut kandang. Tak hanya itu saja, usahakan anda juga tidak membuat sekat terlalu padat. Hal tersebut dapat menyebabkan nantinya banyak ayam yang mati.

  1. Kenali Cara Menangkapnya

Sebelum membawa ayam ke rumah potong ayam, tentunya anda juga perlu untuk menangkapnya terlebih dahulu. Bagi peternak, penting bagi anda untuk mengetahui bagaimana cara menangkapnya dengan tepat. Pertama, ana perlu untuk memegang ayamnya secara perlahan terlebih dahulu.

Selanjutnya, anda bisa memegang bagian dada ayam dan menariknya ke atas. Selain itu, ketika menangkap ayam ada hal yang perlu untuk diperhatikan. Hindari untuk menangkap ayam dengan kasar. Usahakan anda tidak memegang sayapnya terlebih dahulu. Hal tersebut akan menyebabkan ayam menjadi berontak dan akan merusak sayap ayam.

  1. Penimbangan Ayam

Setelah menangkap ayam, hewan tersebut akan diikat pada kakinya agar lebih mudah untuk ditimbang. Biasanya ayam akan ditimbang dalam waktu yang bersamaan yakni sekitar 3 hingga 5 ekor. Anda pun bisa mencatatnya setelah selesai ditimbang karena harga jual ayam tersebut akan dihitung ketika bobot ayam masih hidup.

  1. Masukkan Ayam Ke Keranjang

Ketika anda melakukan penimbangan sebelum membawanya ke rumah potong ayam, pastikan timbangan tersebut dikalibrasikan dahulu. Hal ini bertujuan untuk mencegah agar anda tidak salah hitung. Kemudian masukkan ayam ke dalam keranjang. Pasalnya, dengan memasukkan ayam ke keranjang akan menghindari adanya tindakan kasar.

Sehingga hal ini akan mengurangi adanya resiko ayam cacat atau sayap yang patah. Kemudian, keranjang ayam tersebut nantinya akan dimasukkan langsung dan ditata ke dalam truk pengangkutan. Hal ini bertujuan agar ayam tidak stres dan bisa sampai ke rumah pemotongan ayam dengan aman.

  1. Melakukan Pengecekan Ulang

Saat proses penangkapan ayam telah selesai dilakukan, maka anda pun bisa melakukan pengecekan ulang terhadap kondisi ayam sebelum dibawa menuju ke rumah potong ayam. Hal ini bertujuan agar nantinya tidak salah hitung terhadap hasil timbangan yang telah didapatkan tadi.

Setelah penghitungan telah benar dan anda telah memiliki surat jalan penangkapan, kemudian kendaraan pengangkut ayam pun diperbolehkan untuk keluar dan meninggalkan kandang. Disinilah ayam ayam tersebut dibawa menuju ke rumah pemotongan ayam. Untuk itu, anda pun perlu melakukan langkah demi langkah dengan tepat.

Ayam yang telah dibawa ke RPA tersebut selanjutnya akan dipotong. Lalu, daging tersebut bisa disimpan dengan menggunakan es batu yang didapatkan dengan memiliki mesin flake. Dengan adanya mesin flake tersebut akan bertujuan agar daging ayam akan tetap segar hingga sampai ke tangan konsumen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *